Kamis, 26 Mei 2016

KONFIGURASI FTP SERVER MENGGUNAKAN UBUNTU SERVER


  • FTP (File Transfer Protocol)

Protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dua hal yang penting dalam FTP yaitu FTP Server dan FTP Client. FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.

  • INSTALASI FTP SERVER
- Install Software FTP. Pada contoh kali ini menggunakan proftpd. Ketik perintah berikut di terminal :


- Kemudian konfigurasi beberapa file. Ada beberapa file yang akan di edit, yaitu :



1. /etc/proftpd/proftpd.conf
2. /home/ftp = merupakan tempat dimana file/data disimpan untuk private ftp



  • KONFIGURASI PRIVATE FTP SERVER

- Pada terminal ketikan perintah berikut : nano /etc/proftpd/proftpd.conf

- Kemudian akan muncul isi file dari proftpd.conf seperti berikut :



- Selanjutnya edit beberapa settingan yang ada, seperti :
  1. UseIpv6 on > off
  2. ServerName “debian” > “nama_server_name_ftp_anda”
  3. Aktifkan DefaultRoot dan isikan tempat untuk menaruh file/data. Tuliskan  /home/ftp di defaultroot

Contoh :



- Kemudian save konfigurasi

- Kemudian buat file yaitu /home/ftp, pada terminal ketikan perintah berikut : mkdir /home/ftp



- Kemudian masuk kedalam direkroti /home/ftp, Buat beberapa folder dan file didalam direktori tersebut

- Restart paket proftpdnya dengan perintah : /etc/init.d/proftpd restart


  • PENGECEKAN KONFIGURASI PRIVATE FTP DI CLIENT

- Untuk settingan IP pada client tidak berubah masih sama seperti konfigurasi DNS.

- Buka browser dan ketikan server name ftp di url, berikut contohnya :




- Kemudian enter untuk melakukan request ke ftp server. 

- Isikan user dan pass sama seperti ketika login di Ubuntu server.




- Tekan OK, Akan muncul tampilan seperti berikut :




- Apabila tampilan muncul seperti gambar diatas berarti konfigurasi telah berhasil.

Sumber :
http://gustavsri.blogspot.co.id/2016/05/konfigurasi-ftp-server-menggunakan.html

KONFIGURASI PROXY SERVER MENGGUNAKAN UBUNTU SERVER


  • PROXY SERVER

Merupakan sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet. 


  • INSTALASI PROXY SERVER
Aplikasi yang digunakan untuk membuat proxy server adalah squid, untuk menginstallnya pada terminal ketikan perintah berikut :



  • KONFIGURASI PROXY SERVER
Jika penginstalan telah selesai, langkah berikutnya adalah melakukan konfigurasi beberapa file yaitu :
  • /etc/squid3/squid.conf
  • /etc/squid3/url -> merupakan file buatan untuk menaruh website yang akan di blokir
  • /etc/squid3/key -> merupakan file buatan untuk menaruh keyword yang akan di blokir

  • KONFIGURASI FILE SQUID.CONF
- Konfigurasi file squid.conf, pada terminal ketikan perintah berikut : nano /etc/squid3/squid.conf

maka akan muncul tampilan berikut :





- Kemudian cari kata “http_port 3128” dengan menggunakan ctrl+w,  kemudian edit hingga menjadi seperti berikut :





- Kemudian cari kata “acl CONNECT” dan tambahkan script berikut :





- Kemudian save file squid.conf


  • KONFIGURASI FILE URL DAN FILE KEY
- Buat file dengan nama url dan key. File tersebut berfungsi untuk menaruh web-web apa saja yang akan kita blokir dan keyword apa saja yang akan kita blokir. berikut contohnya :




- Isikan nama website yang akan di blokir



- Kemudian save file url




- Masukan kata kunci yang akan di blokir





- Kemudian save file key

  • KONFIGURASI IPTABLES
- Konfigurasi iptables untuk meredirect dari port 80 ke port 3128, berikut contohnya :






- Setelah semua file di edit, restart paket squidnya : /etc/init.d/squid3 restart


  • PENGUJIAN DI KOMPUTER CLIENT

- Lakukan pengujian di komputer client, proxy server akan menjadi transparant apabila ada koneksi ke internet. Apabila tidak, maka gunakan manual proxy.

- Lakukan setting proxy terlebih dahulu di browser, contoh Mozilla firefox, berikut contohnya :

1. Tools > options > advance > network > settings
2. Edit seperti gambar di bawah ini :






3. Klik OK


- Jika berhasil maka akan muncul tampilan seperti ini :




Sumber :

KONFIGURASI DNS SERVER MENGGUNAKAN UBUNTU SERVER


  • KONFIGURASI DNS SERVER

- Install aplikasi yang bernama BIND9. 
- Kemudian lakukan konfigurasi beberapa file. 
         File yang dikonfigurasi antara lain : 

        1.    /etc/network/interfaces
        2.    /etc/resolv.conf
        3.    /etc/bind/named.conf.options
        4.    /etc/bind/named.conf.local
        5.    /etc/bind/nama_domain.zone
        6.    /etc/bind/nama_domain.rev


  • KONFIGURASI /ETC/NETWORK/INTERFACES
- Ubah IP address, Netmask, Gateway, dan dns-nameserver. Berikut langkahnya :

- Pada terminal ketikan : nano /etc/network/interfaces

maka akan muncul tampilan seperti berikut :


- Kemudian masukan IP address, Netmask, Gateway, dan dns-nameserver, berikut contohnya :


- Kemudian simpan dengan menekan tombol Ctrl+x + y + enter.


  • KONFIGURASI /ETC/RESOLF.CONF
- Isi nama domain dan alamat dns-nameserver, Berikut langkahnya.

- Pada terminal ketikan : nano /etc/resolv.conf

maka akan muncul tampilan seperti berikut : 


- Kemudian isikan nama domain dan alamat dns-nameserver, berikut contohnya :


-Kemudian save dan restart dengan menekan tombol : Ctrl+x  + y + enter
# /etc/init.d/networking restart


  • KONFIGURASI /ETC/BIND/NAMED.CONF.OPTIONS
- Ubah forwaders menjadi aktif, dan ubah juga 0.0.0.0 menjadi alamt IP dns-nameserver.  Berikut langkahnya.

- Pada terminal ketikan : nano /etc/bind/named.conf.options
maka akan muncul tampilan seperti berikut :


- Ubah forwaders menjadi aktif, dan ubah juga 0.0.0.0 menjadi alamt IP dns-nameserver. Berikut contohnya :

- Kemudian save dengan menekan tombol : Ctrl+x +
 y + enter


  • KONFIGURASI /ETC/BIND/NAMED.CONF.LOCAL
- Masukan zone domain dan zone ip address dns-nameservernya. Berikut langkahnya.

- Pada terminal ketikan : nano /etc/bind/named.conf.local
maka akan muncul tampilan seperti berikut :


- Kemudian masukan zone domain dan zone ip address dns-nameservernya, berikut contohnya :


- Kemudian save dengan cara yang sama.



  • MEMBUAT FILE .ZONE DAN FILE .REV

- Untuk membuat file .zone dan .rev, pindah direktori bind dengan mengetikan : cd /etc/bind

- Maka tampilan terminal kita akan berubah ke direktori bind, lalu copy file db.local menjadi file .zone dan file .rev, 


  • KONFIGURASI FILE .ZONE
-Ubah “localhost” menjadi nama domain yang telah di buat, dan ubah tatanan IN. Selengkapnya akan dijelas dibawah ini. 

- Pada terminal ketikan : nano snsd.zone


maka akan muncul tampilan seperti berikut :


- Jika sudah lalu ubah “localhost” menjadi nama domain yang telah dibuat, dan ubah tatanan IN menjadi seperti berikut :


- Kemudian save dengan cara yang sama.

Keterangan :
     IN              = internet
     A                = address
     CNAME    = nama alias/canonical name

  • KONFIGURASI FILE .REV
- Pada file ini sama seperti konfigurasi file .zone. Ubah “localhost” menjadi nama domain yang telah dibuat, dan ubah tatanan IN. Selengkapnya akan dijelas dibawah ini. 

- Pada terminal ketikan :  nano snsd.rev

maka akan muncul tampilan seperti berikut :


- Kemudian ubah “localhost” menjadi nama domain dan ubah tatanan komponen IN, berikut contohnya :


- Kemudian save dengan cara yang sama. 


- Kemudian restart paket bind9 dengan pertintah : /etc/init.d/bind9 restart


  • PENGUJIAN KONFIGURASI DNS
Untuk mengetahui apakah konfigurasi DNS yang di buat sudah berhasil atau belum, gunakan perintah nslookup ke alamat domain yang telah di buat atau dengan Pengujian Konfigurasi DNS di Komputer Client. Untuk pengujian pada komputer client, berawal dari setting IP address yang ada di computer client. Untuk gateway dan DNS isikan dengan alamat IP dari server Ubuntu yang telah dibuat sebelumnya. Kemudian buka browser dan ketikan nama domain yang telah dibuat, Sekarang coba ketikan sub domain seperti www.snsd.com, mail.snsd.com, ftp.snsd.com. Apabila muncul tulisan it works maka konfigurasi DNS berjalan dengan semestinya. Selamat konfigurasi DNS telah berhasil.

Sumber :
http://gustavsri.blogspot.co.id/2016/05/konfigurasi-dns-server-menggunakan.html